Gebrak Meja

UAS semester 1 kelas 12. (2011)
seperti hari-hari sebelumnya ujian hari itu cukup membuat kepalaku panas dan rambut berdiri. dengan penuh ketelatenan dan konsentrasi aku berusaha menjawab soal demi soal yang tersedia di hadapanku.

ternyata saat itu banyak teman yang mengalami kesulitan dalam menjawab soal yang ada dan kondisi kelas mulai sedikit riuh dengan aksi bisik-bisik tanya jawab diantara mereka.

akhirnya aksi itu sampai juga kepadaku, mulai banyak pertanyaan dan permintaan jawaban yang aku terima dari teman-teman yang duduk di dekatku.

dengan santainya aku berusaha meladeni permintaan-permintaan itu hingga akhirnya aku merasa sangat terganggu oleh tingkah mereka karena intensitas permintaan yang terus menerus tanpa ada yang peduli bahwa akupun sedang mengalami kesulitan untuk menjawab soal-soal tersebut.

dan sampailah diri ini pada puncak emosi yang tak bisa lagi untuk dibendung, aku gembrak meja sekuat tenaga menggunakan tanganku diiringi dengan ucapan kekesalan dan emosi yang lantang pada mereka.

semua orang yang berada di dalam kelas tersebut terdiam sesaat dan semua matapun kini melirik ke arahku dengan penuh kekagetan dan mungkin pertanyaan dalam hati mereka “ada apa dengan orang ini?” dan sang Ibu guru pengawas pun tak luput dari memandang ke arahku, namun aku sama sekali tidak mempedulikannya.

kemudian dengan sedikit mengerasskan suara, Ibu guru itu bertanya “ada apa ini?, mangkannya kalian jangan mencontek ! jadi marahkan orang yang kalian contek”.

aku terkejut ternyata beliau tidak memarahiku melainkan mereka yang mendapat peringatan untuk tidak lagi menggangguku. dan aku lebih terkejut lagi ketika selesai uas itu mereka meninta maaf keopadaku.
The end

ADAKAH TARAWIH YANG BID’AH?

ADAKAH TARAEH YANG BID’AH PART 1
SHOLAT TARAWIH
8 ROKA’AT
Oleh : Buya Yahya
Pengasuh LPD Al-Bahjah – Cirebon

 

Bagi orang yang mengenal hadits-hadits Nabi Muhammad SAW dan perkataan para Ulama tentu amat sangat mudah untuk mengetahui bahwasannya Shalat Taraweh 8 roka’at itu tidak pernah diambil dari Nabi Muhammad SAW dan juga tidak pernah dilakukan oleh para Sahabat-Sahabat beliau khususnya para Khulafaur Rosyidin.

 

Maka, jika ada yang mengikuti pendapat ini (taraweh 8 roka’at) lalu berhujjah ini adalah Sunnah Nabi Muhammad SAW sungguh ini adalah hal yang sangat mengherankan, apalagi hujjah yang mereka keluarkan adalah hujjah yang tidak semestinya digunakan untuk Shalat Taraweh, yaitu Hujjah tentang Shalat Witirnya Rasulullah SAW seperti yang telah kami sebutkan dalam pembahasan Sholat Witir di awal risalah ini.Lihat Selengkapnya

 

 

 

KONTROVERSI HUKUM PUASA ROJAB : SUNNAH/ BID’AH?

Oleh : Buya Yahya
Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العلمين. وبه نستعين على أمور الدنيا والدين. وصلى الله على سيدنا محمد وآله صحبه وسلم أجمعين. قال الله تعالى : إن عدة الشهور عند الله اثنا عشر شهرا في كتاب الله يوم خلق السماوات والأرض منها أربعة حرم ذلك الدين القيم فلا تظلموا فيهن أنفسكم وقاتلوا المشركين كافة كما يقاتلونكم كافة واعلموا أن الله مع المتقين. الأية . وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : فإن خير الحديث كتاب الله وخير الهدى هدى محمد وشر الأمور محدثاتها وكل بدعة ضلالة . أما بعد Selengkapnya

SHOLAT JUM’AT DENGAN DUA ADZAN

SHOLAT JUMAT DENGAN DUA ADZAN
Oleh : Buya Yahya
Pengasuh LPD Al-Bahjah – Cirebon

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العلمين, وبه نستعين على أمور الدنيا والدين, وصلى الله على سيدنا محمد وآله صحبه وسلم أجمعين. وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : فإن خير الحديث كتاب الله وخير الهدى هدى محمد وشر الأمور محدثاتها وكل بدعة ضلالة . أما بعد Selengkapnya . . .

– Buya Yahya –
BOLEHKAH SHALAT TAHAJJUD SEBELUM TIDUR
Assalamu Alaikum wr. Wb
Buya saya mau bertanya : bolehkah Tahajjud dilakukan sebelum Tidur? Kemudian jam berapakah Tahajjud itu dimulai?
Wa’alaikum Salam WR. WB.
Tahajjud adalah semua Shalat yang dilakukan setelah tertidur. Tahajjud sendiri maknanya adalah berusaha dengan susah payah dari keadaan nyenyak untuk bangun. Maka tidak ada Tahajjud kecuali didahului oleh tidur. Dan seseorang jika ingin melakukan Shalat sebelum tidur maka shalat yang dilakukan tidak bisa disebut Tahajjud akan tetapi merupakan bagian dari Qiyamullail (menghidupkan malam dengan ibadah). Artinya yang tidak bisa tahajjud tetap bisa beribadah di malam hari dengan menghidupkan malam dengan shalat apa saja. Jangan sampai orang tidak bisa melakukan Tahajjud karena tidak pernah tidur malam lalu tidak melakukan Shalat malam. Mungkin saja seseorang tidak bertahajjud akan tetapi jangan sampai seseorang tidak melakukan Qiayamullail. Adapun waktu Tahajjud adalah sepanjang malam sampai menjelang waktu Shubuh. Wallahu A’lam Bish-Showab.

APAKAH BANK SYARIAH DI INDONESIA SUDAH ISLAMI ? oleh Buya Yahya

Assalamu ‘Alaikum WR. WB.
Abuya yang terhormat, salam Silaturahmi, Buya mohon penjelasan tentang bank syariah yang sekarang sudah hadir di Indonesia, apakah sudah seperti yang diatur oleh islam ?
Terima kasih

Wa’alaikum Salam WR. WB.
Saudaraku yang semoga di muliakan Allah SWT,
Munculnya banyak Bank yang berlabel syariah adalah sebuah kemajuan kesadaran akan syariat Islam , terlepas dari maksud terpendam di balik hati pengelola Bank.
Sebab makna yang terbaca di balik itu semua adalah, bahwa didalam BANK KONVENSIONAL ada masalah, yaitu dalam berbagai cara transaksinya termasuk adanya bunga yang tidak lain adalah Riba haram yang dipoles dengan bahasa lembut “ bunga ”. Transaksi dan sistem yang diberlakukan di Bank Syariah yang ada di Indonesia adalah sesuai dengan Syariah. Dan jika ada yang kurang itu adalah tugas para ulama untuk membantu meningkatkan kualitas nilai Syariahnya. Sebab kami aggap Bank Syariah adalah sesuatu yang kita nanti kehadirannya, dan jika ternyata hadir dengan banyak kekurangan maka yang benar bagi kita adalah melengkapi kekurangan tersebut dan bukan memusnahkannya dan memang banyak hal yang harus di luruskan diantaranya adalah para pegawai Bank Syariah yang semula mereka adalah orang-orang yang bekerja di Bank konvensional, tanpa di bekali ilmu Perbangkan Syariah tiba-tiba di pindah ke Bank Syariah maka cara mereka menjelaskan dan menjalankan transaksi Bank Syariah di samakan dengan transaksi Bank Konvensional. Dari sinilah diantaranya muncul sebab banyak orang mengatakan bahwa tidak ada beda antara Bank Syariah dan Bank Konvensional.
Semoga kita bisa memperjuangkan wujudnya Bank Syariah yang sesungguhnya agar kaum muslimin terbebas dari taransaksi yang salah dan riba.
Wallahu A’lam Bish-showab.

 

Video Hukum korupsi dan koruptor menurut islam, oleh Buya Yahya

buya 2

– Buya Yahya Menjawab –
SHALAT JAMA’AH DI MASJIDIL HARAM

Assalamu ‘Alaikum WR. WB.
Saya mendengar dari seorang teman dari Mesir bahwasannya sebelum masa Sheikh Muhammad bin Abdul Wahab atau sebelum Makkah di bawah kekuasaan penguasa yang sekarang, Ummat Islam mendirikan shalat berjama’ah secara berkelompok kelompok di dalam Masjidil Haram sesuai dengan mazhabnya, misalnya Mazhab Imam Syafi’i membentuk jama’ah shalat sendiri dengan seorang Imam, begitu juga tiga mazhab yang lainnya. mohon penjelasannya,

Wa’alaikum Salam WR. WB.
Shalat berjamaah di masjidil haram dari semula dilakukan dengan satu imam, dan cara seperti itu adalah kebenaran yang disepakati oleh ulama 4 Madzhab, Hanafi, Maliki, Syafii dan Hambali. Kemudian terjadi kerancauan pada abad ke 5 hijriyah yaitu munculnya shalat berjamaah sesuai dengan Madzhab masing-masing. Bersama itu juga muncul fatwa-fatwa pengingkaran akan hal tersebut dari pembesar ulama 4 Madzhab. Akan tetapi usaha mereka belum menuai hasil. Dikatakan olen Ibnu Abidin seorang alim dalam Madzhab hanafi dalam kitab Addurulmuhtar. Hal itu karena ada sebagian ulama yang dikuasai hawa nafsu dan cinta pangkat .

Kejadian semacam ini terus berlangsung hingga pada abad ke-13 tepatnya tahun 1345 hijriyah terjadilah Shalat berjamah dengan satu imam dengan memperhatikan semua Madzhab untuk menjadi imam. Ada imam dari mazhab Hanafi ada yang dari Madzhab Maliki ada juga dari Madzhab syafii juga ada yang dari Madzhab Hambali yaitu pada masa Raja Abdul Aziz. Termasuk menjadi imam pada zaman itu adalah As-Sayyid Abbas bin Abdul Aziz Al-Hasani Al-Maliki kakek dari Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawy Al-Maliky. Jadi masa Syekh Muhammad bin Abdul Wahab yang lahir pada tahun 1115 Hijriyah problem ini masih ada bahkan sampai 200 tahun kemudian.
Memang ada bahasa fitnah yang di tebarkan oleh kelompok ekstim yang anti ber Madzhab ingin merendahkan para penganut Madzhab seolah-olah problem ini adalah karena adanya Madzhab. Padahal ulama 4 Madzhab juga mengingkari. Jadi problem berjamaah yang berkelompok- kelompok sesuai dengan Madzhab masing-masing adalah hal yang tidak diinginkan oleh semua Madzhab dan yang mereka inginkan adalah saling mengerti dan saling memahami perbedaan dalam urusan furu.
Justru fitnah yang amat besar lagi adalah pada akhir-akhir ini yaitu disaat tidak ada Imam kecuali dari kelompok tertentu, seperti yang terjadi di Masjidil Haram saat ini. Bahkan majlis ilmu yang ada di Masjidil Haram pun tidak ada kecuali harus pendukung kelompok tertentu. Fitnah ini lebih besar dari fitnah yang saat ini kita bicarakan. Bahkan kelompok ini cenderung picik melihat ulama ber-Madzhab yang seolah-olah dimata mereka adalah ahli bid’ah karena taqlid mereka hingga program kajian ilmiah yang semula marak dengan para ulama dari berbagai Madzhab akan tetapi semua itu saat ini sudah tidak ada lagi. Hal ini adalah karena cara pandang yang salah dari kelompok tersebut seolah-olah mereka saja yang benar dan yang lainnya adalah salah tidak layak menjadi imam atau mengajar di Masjidil Haram. Semoga Allah menjauhkan kita semua dari fitnah dalam dunia dan agama.
Wallahu A’lam Bishowab

Buya Yahya Menjawab –

MENGQODHO’ PUASA DAN SHALAT YANG DULU DITINGGALKAN

Assalamu ‘Alaikum WR. WB.
Apakah harus diqodho’, kalau dulu kita sering meninggalkan Shalat dan puasa?

Wa’alaikum Salam WR. WB.
Jika kita bisa mengingat bahwa kita pernah meninggalkan puasa atau Shalat di saat kita sudah baligh maka semua yang pernah kita tinggalkan harus diqhodho’. Dan jika waktu kita meninggalkan puasa atau Shalat tersebut karena udzur (ada alasan yang dibenarkan oleh agama seperti meninggalkan puasa karena sakit dan meninggalkan Shalat karena tertidur) maka kita wajib mengqodho’, hanya waktunya tidak harus dibayar kontan atau sekaligus akan tetapi kalau kita meninggalkan Shalat karena teledor maka semestinya wajib kita mengqodho’nya dengan segera tanpa menunda-nunda dan harus diqodho’ sekaligus. Akan tetapi kekuatan orang berbeda-beda ada yang merasa keberatan mengqodho karena banyaknya Shalat atau puasa yang di tinggal, maka bayarlah hutang-hutang tersebut dengan semampunya biarpun tidak harus dengan segera. Dan perbanyaklah minta ampun kepada Allah.

Wallahu a’lam bishowab

Elektro sangat erat kaitannya dengan teori atom dan rangkaian elektrik

BROSUR BIMBEL GRATIS    GAMAPINSA (Keluarga Mahasiswa Pemimpin Bangsa) adalah sebuah organisasi mahasiswa multi kampus yang ada di jawa barat di mana anggotanya adalah mahasiswa penerima manfaat dari Dompet Dhuafa Jawa Barat.

Pada kepengurusan tahun 2014 gamapinsa mengadakan program kerja bernama open class gamapinsa, yaitu sebuah program bimbel gratis untuk siswa dhuafa yang membutuhkan. tempat open class ini berada di asrama II BPB di Jl. Tubagus Ismail III No 10 bandung.

Untuk permulaan, open class gamapinsa membuka tiga kelas yaitu : kelas 5 SD, kelas 7 SMP, dan kelas 10 SMA, adapun syarat  pendaftarannya adalah :

1. siswa muslim

2. Mengisi formulir pendaftaran, bisa di download di sini Formulir pendaftaran siswa dan mengembalikannya ke sekretariat gamapinsa. atau mengisi formulir online di Formulir pendaftaran online

untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi : Nurulloh (ketuplak) 0857-2495-2496, Asrama II (022) 2501897

IMG_3350Nama lengkap      : Muhammad Nurulloh
Tempat Tgl lahir : Indramayu, 20 juni 1992
Alamat                     : Desa Tinumpuk kec Juntinyuat Kab                                                         Indramayu
Alamat sekarang : Jl Tubagus ismail III No. 10, Bandung
Riwayat Pendidikan :

SDN Tinumpuk II  (1998-2004)
SMPT II Juntinyuat  (2004-2007)
SMAN I Juntinyuat  (2009-2012)
Jurusan Pendidikan Teknik Elektro UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (2012-sekarang)

 

IMG_3350